Rupiah loyo kembali, tarif paket tamasya outbound langsung naik

05 Jul 2018 08:24
Tags

Back to list of posts

Kondisi rupiah yang sempat tenang di kisaran Rp 14.000 per dollar Amerika Serikat (AS) dalam sebagian minggu ini sempat membuat pebisnis biro tamasya khawatir. Untunglah, pada penutupan perdagangan Senin kemarin (4/6), mata uang kita kembali menguat ke posisi Rp 13.800-an per dollar AS.Tetapi, kalau rupiah ke depannya, kembali lagi loyo dan meraba angka di kisaran Rp 14.000 per dollar AS, tidak tertutup kemungkinan para biro liburan akan mengerek harga paket liburan. Salah satunya PT Bayu Buana Tbk.Agustinus Pake Seko, Direktur Utama PT Bayu Buana Tbk memastikan pihaknya bakal menaikkan paket tamasya untuk tujuan luar negeri (outbound) seandainya kondisi rupiah masih terus bertengger di posisi Rp 14.000 per dollar AS. "Kami tak khawatir dengan jumlah pendapatan, karena liburan kini sudah menjadi salah satu lifestyle masyarakat Indonesia," katanya. Baca juga berjenis-jenis info seputar outbound puncak disini.Pihaknya berencana mengerek paket wisata outbound sekitar 15 persen dari sebelumnya. Namun, ia tak merinci kapan kenaikan paket wisata ke luar negeri hal yang demikian bakal diaplikasikan.PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) juga tengah memutuskan menaikan paket tamasya ke luar negeri. Namun, menurut Karsono, Sekretaris Perusahaan PT Panorama Sentrawisata Tbk, pihaknya tetap bakal memandang pelayanan ke para konsumen apabila nantinya jadi mengerek paket liburan outbound."Berhubungan melemahnya rupiah, kami akan mempertimbangkan sebelum membikin keputusan," katanya.Lantaran masih memperhatikan perkembangan keadaan pasar, Panorama masih belum dapat membeberkan besaran kenaikan paket wisata ke luar negeri. Intinya, apabila paket naik bisa memberi win-win solution bagi konsumen serta Panorama sendiri.Adapun paket outbound yang masih menjadi incaran wisatawan lokal adalah di Asia Timur sampai Eropa.

Comments: 0

Add a New Comment

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License